(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (6/8), terpantau melemah terbatas 7,428 poin (0,12%) ke level 6.343,711 setelah dibuka naik ke level 6.379.918.
IHSG bergerak rangebound pada dua zona di bawah posisi 2 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah oleh koreksi sektor teknologi mengikuti Nasdaq di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang sedang mereda, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam variatif, di mana Dow Jones kembali mencetak rekor.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,06% atau 10 poin ke level Rp 17.915, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya, berupaya bangkit dari level 7 minggu terendahnya di antara berkurangnya permintaan dollar sebagai safe haven.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.925, serta terpantau menguat di hari kedua pada area hampir 2 minggu terkuatnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 28,779 poin (0,45%) ke level 6.379.918. Sedangkan indeks LQ45 naik 6,050 poin (0,97%) ke level 627,290. Siang ini menguat 6,697 poin (0,11%) ke level 6.357,836. Sementara LQ45 terlihat naik 0,390 poin (0,06%) poin ke level 634,380.
IHSG kemudian menurun datar dan ditutup melemah terbatas 7,428 poin (0,12%) ke level 6.343,711. Sementara LQ45 terlihat naik 0,06% atau 0,390 poin ke level 634,380. Tercatat saat ini sebanyak 265 saham naik, 337 saham turun dan 192 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau variatif bias melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,93%, dan Hang Seng yang merosot 1,49%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini konsolidasi di sekitar 2 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah oleh koreksi sektor teknologi mengikuti Nasdaq di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang sedang mereda, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam variatif, di mana Dow Jones kembali mencetak rekor.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan kondolidasi dalam bias positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group






