Dolar AS Kamis Naik Setelah Data Klaim Pengangguran AS Lebih Rendah Dari Perkiraan

101

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS naik tipis pada hari Kamis, 6 Agustus 2026, namun tetap berada di dekat titik terendah dalam tujuh minggu, seiring investor menyeimbangkan optimisme terkait perkembangan di Timur Tengah dengan sikap hati-hati menjelang laporan ketenagakerjaan AS yang sangat dinanti pada hari Jumat.

Indeks dolar AS bergerak naik 0,30% pada 99,55.

Iran menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Oman mengenai usulan jalur pelayaran melalui Selat Hormuz, yang memunculkan harapan bahwa arus pasokan energi melalui jalur perairan vital tersebut dapat kembali berjalan.

Kendati demikian, kesepakatan yang lebih luas antara AS dan Iran masih belum pasti; Presiden Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi sedang berlangsung dan ia akan “melihat perkembangannya.”

Kenaikan dolar AS juga terdukung penurunan perkiraan Initial Jobless Claim AS minggu lalu.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran di AS naik tipis sebanyak 1.000 menjadi 199.000 pada minggu terakhir bulan Juli—angka yang sedikit di bawah perkiraan pasar sebesar 202.000.

Angka ini, meskipun sedikit lebih tinggi dibandingkan jumlah minggu sebelumnya yang sebesar 198.000, tetap berada di bawah perkiraan awal sebanyak 202.000 klaim. Hal ini mengindikasikan kondisi pasar tenaga kerja yang lebih tangguh daripada perkiraan para analis, serta menunjukkan adanya ketahanan dalam menghadapi tantangan ekonomi yang sedang berlangsung.

Perhatian pasar juga tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls hari Jumta, yang diharapkan dapat memberikan gambaran terkini mengenai kekuatan pasar tenaga kerja AS serta prospek kebijakan Federal Reserve. Data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan kemungkinan akan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut, sementara laporan yang lebih lemah dapat mendorong pasar untuk mengurangi spekulasi mengenai pengetatan kebijakan serta meredam tekanan kenaikan pada imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS akan bergerak naik dengan data klaim pengangguran AS naik lebih rendah dari perkiraan. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 99,82-99,91. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 99,64-99,55.