Harga Minyak Kamis Bergerak Naik Terpicu Ketidakpastian Pembicaraan Kesepakatan Selat Hormuz

101

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah naik pada hari Kamis, 6 Agustus 2026, setelah mengalami penurunan selama tiga sesi berturut-turut, mencermati implikasi dari usulan kesepakatan pelayaran melalui Selat Hormuz.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS bergerak naik 1,25% pada $76,16 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent bergerak naik 1,74% pada $80,83 per barel.

Iran menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Oman mengenai rute pelayaran sementara, meskipun para pejabat menegaskan bahwa hal ini tidak berarti pembukaan kembali jalur air strategis tersebut secara penuh.

Sementara itu, para pejabat AS terus menyatakan keyakinan bahwa kesepakatan dengan Iran sudah dekat, namun investor tetap bersikap hati-hati mengenai ketahanan perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut.

Angkatan Laut Inggris melaporkan adanya ledakan di dekat sebuah kapal tanker yang sedang melintasi selat itu, sementara kelompok Houthi yang didukung Iran mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal tanker minyak Arab Saudi dan mengancam kapal-kapal lain di Laut Merah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak akan bergerak naik menantikan hasil pembicaraan kesepakatan membuka pelayaran kembali Selat Hormuz. Jika ketidakpastian terus terjadi dan ketegangan berlanjut di Timur Tengah, akan dapat menaikkan harga minyak.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $77,14-$78,13. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $74,87-$73,59.

Harga minyak mentah berjangka Brent diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $81,84-$82,85. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $79,38-$77,93.