(Vibiznews – Commodity) Harga emas menguat tajam ke level tertinggi 2,5 bulan dan berakhir melonjak terpicu pelemahan dolar AS.
Harga emas spot ditutup melonjak 4,35% pada $4.523,27
per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup melonjak 2,82% pada $4.545,3 per ons.
Lihat video : Harga Beli dan Buyback Emas Antam Hari ini Kamis 20 Agustus 2026, Kompak Meroket Rp80.000
Kemerosotan indeks dolar pada hari Rabu ke level terendah 2,5 bulan mendukung kenaikan dolar AS.
Selain itu, tindakan Departemen Keuangan AS pada hari Rabu untuk meningkatkan pembelian kembali obligasi pemerintah AS yang memiliki jangka waktu lebih panjang meningkatkan permintaan logam mulia sebagai penyimpan nilai.
Selain itu, imbal hasil obligasi global yang lebih rendah pada hari Rabu mendukung logam mulia.
Di sisi negatifnya, kenaikan harga minyak mentah pada hari Rabu ke level tertinggi dalam 3 minggu meningkatkan ekspektasi inflasi yang mungkin mendorong bank sentral dunia untuk memperketat kebijakan moneter mereka, yang merupakan faktor bearish bagi logam mulia.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak naik terdukung pelemahan dolar AS dan imbal hasil Treasury AS. Namun perlu diwaspadai upaya profit taking setelah harga emas melonjak tinggi.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 4.391-4.260. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.589-4.656.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 4.421-4.297. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.626-4.707.








