Forex AUD/USD 26 Agustus 2026 : Naik Terdukung Penguatan Data Inflasi

80

(Vibiznews – Forex) Dolar Australia bergerak naik pada hari Rabu, melonjak ke level tertinggi dalam hampir tiga bulan setelah data inflasi domestik yang lebih tinggi dari perkiraan mendorong pasar keuangan untuk memperhitungkan kemungkinan lebih besar adanya kenaikan suku bunga lanjutan oleh Reserve Bank of Australia (RBA).

Pasangan mata uang AUD/USD bergerak naik 0,26% pada 0,7182.

Kenaikan dolar Australia terpicu data indeks harga konsumen bulanan yang menunjukkan inflasi bulan Juli naik 1%, melampaui perkiraan konsensus sebesar 0,8%. Meskipun tingkat inflasi tahunan utama melandai ke 3,5%, ukuran *trimmed mean* yang menjadi acuan RBA justru meningkat 0,5% secara bulanan, sehingga menjaga inflasi inti tahunan tetap tinggi di angka 3,6%.

Indikator inflasi inti yang tetap tinggi ini mendorong para ahli strategi suku bunga untuk secara agresif memajukan perkiraan waktu kenaikan suku bunga keempat oleh RBA sebelum akhir tahun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, pasangan mata uang AUD/USD dapat bergerak naik terpicu kenaikan data inflasi Juli Australia yang mendorong sentimen RBA akan menaikkan suku bunga. Pasangan mata uang AUD/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 0,7192-0,7202. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 0,7166-0,7150.