Rekomendasi Forex USD/JPY 1 September 2026 : Dapat Naik Terpicu Ketegangan AS-Iran; Dapat Tertekan Penguatan Ekonomi Jepang

107
nikkei yen

(Vibiznews – Forex) Mata uang Yen ditutup menguat pada hari Senin, terdorong penguatan ekonomi Jepang.

Pasangan mata uang USD/JPY ditutup turun 0,21% pada 159.74.

Yen menguat setelah produksi industri bulan Juli naik secara tak terduga dan penjualan ritel bulan Juli mencatat kenaikan terbesar dalam enam bulan terakhir.

Produksi industri Jepang bulan Juli naik secara tak terduga sebesar +0,1% m/m, lebih kuat dibandingkan perkiraan penurunan sebesar -0,7% m/m.

Penjualan ritel Jepang bulan Juli naik +2,4% m/m, melampaui perkiraan sebesar +1,6% m/m dan mencatatkan kenaikan terbesar dalam enam bulan terakhir.

Namun penguatan Yen dibatasi oleh lonjakan harga minyak mentah sebesar +2% pada hari Senin ke level tertinggi dalam satu minggu; kenaikan harga minyak berdampak negatif bagi ekonomi Jepang dan nilai tukar yen karena Jepang mengimpor lebih dari 90% kebutuhan energinya.

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga memberikan tekanan turun bagi Yen.

Yen juga terus terbebani oleh selisih suku bunga yang tidak menguntungkan, mengingat suku bunga kebijakan BOJ saat ini berada di level 1,00%, jauh di bawah kisaran target suku bunga *federal funds* The Fed yang sebesar 3,50%-3,75%.

Ketegangan militer kembali meningkat di Timur Tengah, setelah pada hari Senin setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan untuk pertama kalinya dalam sebulan terakhir.

Komando Pusat AS (US Central Command) menyatakan pihaknya menargetkan peluncur roket Iran yang sedang bersiap menebar ranjau di Selat Hormuz, dan Iran membalas dengan menembakkan rudal serta meluncurkan drone ke pangkalan udara AS di Yordania dan Uni Emirat Arab.

Pagi ini akan dirilis data Capital Spending Q2 Jepang yang diindikasikan meningkat.

Juga akan dirilis data S&P Global Manufacturing PMI Final Agustus Jepang yang diperkirakan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Yen dapat turun terpicu ketegangan AS-Iran yang meningkat dapat menguatkan dolar AS dan harga minyak yang dapat menekan Yen. Namun jika data Capital Spending Q2 dan S&P Global Manufacturing PMI Final Agustus Jepang terealisir naik, akan menguatkan Yen. Pasangan mata uang USD/JPY diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 160,13-160,53. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 159,41-159,09.