IHSG Kamis Siang Menguat 1% ke Level 6.664; Uptrend ke 15,5 Minggu Tertingginya

85
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (3/9), terpantau menguat cukup signifikan 63,618 poin (0,96%) ke level 6.663,561 setelah dibuka naik ke level 6.632.828.

IHSG bergerak melanjutkan uptrend ke level 15,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat melanjutkan pasar sebelumnya walau tensi geopolitik Timur Tengah masih panas, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir serempak bangkit dari koreksi 3 harinya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,37% atau 65 poin ke level Rp 17.685, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya, terkoreksi dari 2,5 minggu tertingginya di antara penguatan yen Jepang serta investor menanti rilis NFP Jumat ini.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.750, serta terpantau melaju ke hampir 15 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 32,885 poin (0,50%) ke level 6.632.828. Sedangkan indeks LQ45 naik 4,470 poin (0,35%) ke level 655,170. Siang ini menguat 63,618 poin (0,96%) ke level 6.663,561. Sementara LQ45 terlihat naik 10,510 poin (1,62%) poin ke level 661,210.

Tercatat saat ini sebanyak 423 saham naik, 209 saham turun dan 159 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,17%, dan Hang Seng yang menanjak 0,02%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam uptrend ke area 15,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed menguat melanjutkan pasar sebelumnya walau tensi geopolitik Timur Tengah masih panas, serta mencermati Wall Street yang berakhir bangkit dari koreksi 3 harinya.

 

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijau walau agak tertahan, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group