Indeks Kospi Ditutup Naik Tipis Terdukung Aksi Buyback Saham Samsung dan SK Hynix

8
kospi

(Vibiznews – Index) Bursa saham Korea Selatan melalui hari yang dipenuhi fluktuasi tajam pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis, 3 September 2026. Indeks KOSPI berhasil ditutup menguat tipis setelah mengalami gejolak rollercoaster sepanjang sesi, menyusul kejatuhan hampir 4% pada hari sebelumnya.

Indeks acuan Korea Composite Stock Price Index (Kospi) ditutup menguat 0,26 persen dan berakhir pada level 6.579,48. Indeks sempat dibuka melonjak 1,33 persen ke level 6.650,33 pada pagi hari, bahkan sempat melesat ke level tertinggi harian di 6.682,97, sebelum berbalik arah secara drastis hingga terjatuh ke zona merah di level terendah 6.439,49, lalu akhirnya berhasil rebound menjelang penutupan sesi sore.

Sentimen awal pasar hari ini didorong oleh pulihnya selera risiko global, setelah investor menyambut baik pernyataan Presiden AS Donald Trump yang meredakan kekhawatiran konflik berkepanjangan dengan Iran. Saham Seoul sempat terdorong oleh meredanya harga minyak seiring pernyataan Trump yang mengecilkan prospek konflik berkepanjangan tersebut, sehingga mendinginkan kecemasan inflasi energi yang sempat memicu aksi jual massal kemarin.

Pergerakan harga di paruh kedua sesi diselamatkan oleh intervensi korporasi domestik. Di saat investor ritel mencatatkan jual bersih sebesar 955 miliar won, serta asing dan institusi ikut melepas saham mereka, kelompok badan usaha lokal justru melakukan aksi beli bersih masif hingga hampir 1,6 triliun won. Langkah ini diduga kuat didorong oleh aksi buyback saham dari raksasa teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix untuk menjaga stabilitas pasar.

Penguatan awal KOSPI yang sempat mendekati level 6.700 terpangkas akibat kecemasan baru seputar kebijakan eksternal AS. Kenaikan indeks diredam oleh kekhawatiran yang diperbarui tentang potensi tarif semikonduktor AS, setelah Menteri Perdagangan Howard Lutnick menyatakan bahwa pemerintahan sedang mempertimbangkan kebijakan terarah yang berencana mengaitkan keringanan tarif dengan investasi langsung produksi cip di dalam wilayah AS, menjadi sentimen negatif bagi emiten cip besar Korea Selatan.

Di pasar valuta asing, nilai tukar won Korea Selatan bergerak menguat signifikan dengan ditutup pada level 1.359,3 won per dolar AS, menguat 9,4 won dari hari sebelumnya. Menguatnya mata uang lokal ini turut memengaruhi peta rotasi modal para investor asing dari pasar ekuitas domestik, melengkapi dinamika perdagangan yang penuh gejolak sepanjang sesi hari ini.