(Vibiznews – Index) Bursa saham Korea Selatan berhasil memperpanjang tren kemenangan beruntunnya pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu, 23 September 2026. Indeks KOSPI ditutup menguat, menandai sesi kemenangan yang keempat berturut-turut, dipimpin oleh penguatan berkelanjutan sektor teknologi dan produsen cip.
Indeks acuan Korea Composite Stock Price Index (Kospi) ditutup naik 63,01 poin, atau menguat 0,90 persen, dan berakhir pada level 7.080,92. Indeks sempat dibuka melonjak tajam hingga level tertinggi harian di 7.153,99 pada awal sesi perdagangan pagi, sebelum sempat menyusut ke level terendah harian di 7.014,98 akibat aksi ambil untung di pertengahan sesi.
Sentimen utama hari ini datang dari bursa AS semalam, di mana indeks Nasdaq Composite kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa baru dengan menguat 0,45 persen. Lonjakan sektor semikonduktor di Wall Street, seiring peluncuran model kecerdasan buatan baru, memberikan bahan bakar instan bagi bursa Seoul yang sangat sensitif terhadap tren AI global.
Saham penentu arah indeks mencatatkan performa solid hari ini. Samsung Electronics ditutup menguat 1,90 persen dan SK Hynix naik 0,11 persen setelah sempat melonjak lebih tinggi pada awal pembukaan. Penurunan harga minyak dunia, dengan Brent melandai di kisaran USD 100 per barel, serta relaksasi imbal hasil obligasi global turut membantu mengurangi kecemasan inflasi biaya bahan baku dan beban modal korporasi di Korea Selatan.
Meski demikian, kenaikan masif KOSPI di awal sesi yang sempat melejit di atas 1,9 persen terpangkas cukup dalam karena investor asing membukukan penjualan bersih senilai 188,1 miliar won. Pelaku pasar cenderung mengamankan keuntungan dan menahan posisi untuk bersikap defensif menjelang masa libur panjang domestik di Korea Selatan, sehingga membatasi laju penguatan indeks hingga penutupan perdagangan hari ini.








