Rekomendasi Forex Dolar AS 24 September 2026 : Terdukung Lonjakan Yield Treasury AS; Mencermati Pertemuan Trump-Jinping

55

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS melonjak ke level tertinggi dalam 1,75 bulan dan ditutup naik pada hari Rabu, 23 September 2026, terdorong lonjakan imbal hasil Treasury AS.

Indeks dolar AS ditutup melonjak 0,56% pada 101,11.

Dolar AS menguat setelah imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun melesat ke level tertinggi dalam 19 tahun di angka 5,13%, yang memperkuat selisih suku bunga dolar.
Dolar AS juga mendapat dukungan setelah OECD menaikkan perkiraan PDB AS tahun 2026 dan menurunkan perkiraan inflasi AS.

OECD menaikkan perkiraan PDB AS tahun 2026 sebesar +0,2 poin menjadi 2,2%, naik dari perkiraan bulan Juni sebesar 2,0%. OECD juga menurunkan perkiraan inflasi AS tahun 2026 sebesar -0,1 poin menjadi 3,6%, turun dari perkiraan bulan Juni sebesar 3,7%.

Dolar AS semakin menguat di tengah spekulasi bahwa The Fed mungkin akan terus memperketat kebijakan moneter setelah Gubernur The Fed Michael Barr menyatakan, “penyesuaian kebijakan lebih lanjut oleh The Fed kemungkinan diperlukan untuk memastikan inflasi turun ke tingkat target secara tepat waktu.”

Dolar AS juga melesat ke level tertingginya pada hari Rabu karena adanya tanda-tanda kekuatan ekonomi AS, setelah data PMI manufaktur S&P bulan September secara tak terduga menunjukkan ekspansi dengan laju tercepat dalam 4,25 tahun.

Data PMI manufaktur S&P AS bulan September secara tak terduga naik +3,1 poin menjadi 57,0—lebih kuat dari perkiraan penurunan ke angka 53,7—dan mencatatkan laju ekspansi tercepat dalam 4,25 tahun.

Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 69% bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar +25 bp pada pertemuan FOMC berikutnya yang dijadwalkan pada 27-28 Oktober.

Fokus pasar Kamis malam ini akan mencermati pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik terdukung lonjakan imbal hasil Treasury AS dan komentar hawkish pejabat Fed. Juga akan mencermati pertemun Trump-Jinping yang jika menghasilkan kesepakatan perdagangan, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 101.38-101.65. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 100,69-100,27.