Yen Jumat Bergerak Naik Terpicu Upaya Pemerintah Jepang Intervensi Penguatan Yen

76
yen usdjpy

(Vibiznews – Forex) Mata uang Yen bergerak naik terhadap dolar AS pada hari Jumat, 25 September 2026, terpicu aksi Short Covering untuk intervensi pemerintah Jepang melakukan penguatan Yen.

Pasangan mata uang USD/JPY bergerak turun 0,95% pada 157,34.

Yen menguat terhadap dolar hari ini karena munculnya aksi short covering pada yen setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyampaikan kepada Presiden Trump bahwa nilai yen yang terlalu rendah merupakan masalah.

Yen semakin menguat setelah Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan AS Bessent, yang mengisyaratkan bahwa AS dan Jepang dapat kembali melakukan intervensi terkoordinasi di pasar mata uang untuk mendukung yen.

Selain itu, penurunan harga minyak mentah sebesar -1% hari ini memberikan sentimen positif bagi ekonomi Jepang dan yen, mengingat Jepang mengimpor lebih dari 90% kebutuhan energinya.

Terakhir, yen mendapat dukungan hari ini setelah imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun naik ke level tertinggi dalam 30 tahun di angka 3,125%, yang memperkuat selisih suku bunga yen.

Pasar memperhitungkan peluang sebesar 31% untuk kenaikan suku bunga BOJ sebesar +25 basis poin pada pertemuan kebijakan berikutnya tanggal 30 Oktober.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Yen dapat bergerak naik terpicu upaya pemerintah Jepang melakukan intervensi penguatan Yen. Pasangan mata uang USDJPY diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 156,54-155,75. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 158,54-159,75.