Rupiah Selasa Siang Melemah ke Level Rp18.000/USD; Tertekan Hari Keempat, Sekitar 2 Bulan Terendahnya

97
dolar
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa siang ini (29/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah menguat di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,17% atau 30 poin ke level Rp 18.000 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.970. Rupiah terpantau tertekan bearish di hari keempat di sekitar 2 bulan terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.960 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp18.000, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp18.000.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah menguat di sesi global sebelumnya, bertengger di 8,5 minggu tertingginya oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas dan hawkish the Fed.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 101,28, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,17.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi pertama terpantau melemah 12,861 poin (0,21%) ke level 6.134,998, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah di tengah tingginya yields surat berharga AS dan tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir dalam tekanan jual.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.908 – Rp17.682.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting