Dolar AS Kamis Naik Terdorong Lonjakan Yield Treasury AS dan Harga Minyak

46

(Vibiznews – Forex) Dolar AS bergerak naik, bertahan di dekat level tertinggi dalam dua bulan pada hari Kamis, 1 Oktober 2026, terdorong imbal hasil Treasury AS yang tinggi dan ketegangan geopolitik yang terus berlanjut meningkatkan permintaan safe haven mata uang tersebut.

Indeks dolar, yang mengukur nilai dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik 0,23% menjadi 101,73, menutup kinerja bulan September yang kuat dengan kenaikan bulanan terbesar sejak Juni.

Meskipun angka inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi spekulasi pasar uang mengenai kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan Oktober, inflasi biaya energi yang terus berlanjut dan penerbitan utang negara dalam jumlah besar telah menjaga biaya pinjaman global tetap tinggi, sehingga memberikan dukungan struktural yang berkelanjutan bagi dolar AS.

Malam ini akan dirilis data ISM Manufacturing PMI September AS yang diindikasikan meningkat.

Juga akan ada pernyataan dari pejabat Fed barkin, Collins, Schmid, Williams.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik dengan meningkatnya imbal hasil Treasury AS. Kebuntuan negosiasi AS-Iran yang dapat meningkatkan permintaan safe haven dolar AS. Juga jika data ekonomi AS terealisir lebih baik dan pernyataan pejabat Fed bersifat hawkish terhadap kebijakan suku bunga Fed, akan menguatkan dolar AS. Kenaikan harga minyak juga dapat mendukung kenaikan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 102,04-102,28. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 101,50-101,20.