Harga Minyak Brent 1 Oktober di Eropa Tembus $100, Pasokan Tiongkok Diperketat

62
oil

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia untuk jenis Brent pada perdagangan komoditas sesi Eropa fluktuatif setelah  menembus kisaran harga $100 per barel.

Sentimen yang mengangkat tinggi harga minyak mentah Brent dan juga jenis WTI seiring laporan mengenai pengetatan pasokan bahan bakar di Tiongkok yang menambah kekhawatiran di tengah kondisi pasar global yang sudah terganggu.

PetroChina dilaporkan telah membatalkan pengiriman sejumlah kargo bensin dan bahan bakar jet yang dijadwalkan untuk bulan Oktober, karena Beijing berupaya menjaga cadangan domestik.

Langkah ini diambil saat pasar energi terus menghadapi gangguan akibat konflik yang melibatkan AS dan Iran, serta perang di Ukraina.

Di saat yang sama, kekhawatiran akan kelangkaan minyak mentah yang parah sedikit mereda setelah Arab Saudi kembali melakukan pemuatan tanker di Yanbu menyusul beroperasinya kembali jalur pipa Timur-Barat.

Pengiriman minyak mentah dari Timur Tengah mulai mendekati tingkat sebelum perang, meskipun ketersediaan bahan bakar olahan seperti bensin masih terbatas.

Para investor juga terus memantau perkembangan diplomatik, mengingat masih adanya ketidakpastian seputar negosiasi AS-Iran setelah dilakukannya diskusi tidak langsung melalui pihak penengah di sela-sela Sidang Umum PBB.

Harga spot minyak mentah Brent  berada di posisi $99,70 atau naik 1,72%, untuk kontrak berjangka bulan Desember 2026 yang paling banyak diperdagangkan di ICE Eropa naik  1,82% menjadi $99,85 per barel.

Secara teknikal, pergerakan harga minyak Brent saat ini dalam bias positif yang kuat setelah menembus level $100. Jika tren positif berlanjut, Brent berpotensi menguji kisaran resisten berikutnya $100,60 – $103,10.