Harga Minyak Sawit 5 Oktober Rebound dari Terendah Sejak Bulan Mei

104
cpo sawit

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit atau CPO acuan dunia melompat naik dari  posisi terendah sejak pertengahan bulan Mei oleh aksi bargain hunting investor (beli diharga murah) pada perdagangan bursa komoditas Malaysia hari Senin (5/10/2026).

Harga minyak sawit yang banyak diperdagangkan yaitu kontrak berjangka bulan Desember 2026 ditutup naik  0,95% menjadi sekitar MYR4.578, setelah sempat berada di  posisi MYR4.524.

Pekan lalu perdagangan komoditas minyak sawit tertekan oleh peningkatan produksi, perkiraan stok yang melampaui tiga juta ton, serta ekspor yang lesu.

Data Surveyor kargo memperkirakan pengiriman bulan September turun 17,1%–28,8% secara bulanan, yang mempertegas kekhawatiran mengenai permintaan.

Sementara itu, harga minyak kedelai Chicago sedikit menguat, sedangkan pasar Dalian tutup karena libur “Golden Week” di Tiongkok.

Menurut analyst Vibiz Research Center harga minyak sawit atau CPO hingga akhir tahun akan alami tekanan akibat tingginya pasokan.

Di India, sebagai konsumen utama diperkirakan impor minyak sawit  tetap stabil pada periode 2026/27 setelah adanya pemotongan bea masuk, sementara penurunan tarif minyak nabati menjelang musim perayaan dapat mendorong permintaan dalam waktu dekat.

Namun, penurunan harga minyak mentah akibat pelepasan cadangan oleh negara-negara G7 telah mengurangi daya tarik minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel.