Rekomendasi Harga Kopi Arabika 6 Oktober 2026

105

(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabika berakhir menguat pada hari Senin, 5 Oktober 2026, ditopang penguatan real Brasil yang menekan minat ekspor serta aksi short covering di pasar berjangka.

Harga kopi arabika berjangka kontrak Desember 2026 ditutup naik 3,80 poin atau 1,32% ke level $292,55 per pon, level tertinggi dalam 3,5 pekan.

Penguatan Real Brasil terhadap dolar AS menjadi pemicu utama kenaikan harga. Mata uang real melonjak ke level tertinggi dalam 4,5 bulan pada hari Senin, sehingga mengurangi minat produsen kopi Brasil untuk menjual ke pasar ekspor.

Di sisi cuaca, kondisi di Brasil masih cenderung menguntungkan tanaman. Somar Meteorologia melaporkan curah hujan di Minas Gerais, sentra arabika utama Brasil, mencapai 33,3 mm atau 104% dari rata-rata historis pada pekan yang berakhir 4 Oktober. Hujan di atas normal pada fase pembungaan yang krusial dapat mendukung panen musim 2026/27.

Prospek pasokan global tetap menjadi beban bagi harga. Harga kopi sempat menyentuh level terendah dalam 3,5 bulan pada 23 September akibat prospek pasokan yang melimpah. International Coffee Organization (ICO) pada 10 September memproyeksikan rekor panen kopi global dan surplus 3 juta karung pada musim 2025/26, surplus pertama dalam lima tahun. Conab, lembaga prakiraan panen Brasil, pada 24 September menaikkan estimasi produksi kopi Brasil 2026 menjadi 67,6 juta karung dari 66,7 juta karung, dengan produksi arabika diperkirakan melonjak 34,8% secara tahunan menjadi 48,21 juta karung. Ekspor Brasil juga masih tinggi; Cecafe melaporkan ekspor kopi Agustus naik 31% secara tahunan ke rekor 4,155 juta karung untuk bulan Agustus.

Stok arabika bersertifikat ICE terus pulih setelah sempat jatuh ke level terendah dalam 27 tahun di 217.646 karung pada 15 September, dan pekan lalu naik ke level tertinggi dalam 2 bulan di 260.654 karung. Meski demikian, ancaman El Niño yang kuat tetap menjadi risiko bagi tanaman kopi, terutama bila hujan di Brasil tertunda pada Oktober, periode normal pembungaan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan hari ini, harga kopi arabika masih berpeluang melanjutkan penguatan terbatas seiring kuatnya real Brasil dan aksi short covering. Namun, prospek surplus pasokan global, panen Brasil yang besar, dan pulihnya stok bursa membuat potensi koreksi tetap terbuka setelah reli ke level tertinggi 3,5 pekan, sehingga volatilitas harga diperkirakan masih tinggi. Harga kopi arabika diperkirakan bergerak menguji area Resistance di kisaran 297,68 hingga 302,78. Namun apabila muncul aksi ambil untung atau real Brasil berbalik melemah, harga berpeluang terkoreksi menuju area Support di 289,37 hingga 286,18.