(Vibiznews – Index) – Terjadi aksi ambil untung yang cukup besar di bursa saham Korea Selatan setelah dibuka kembali perdagangannya dari libur Nasional pada hari Selasa (6/10/2026) hingga menekan indeks Kospi.
Indeks harian Kospi retreat dari posisi tertinggi dalam sepekan lebih oleh tekanan jual saham-saham teknologi berkapitalisasi besar.
Para investor melakukan aksi ambil untung imbas imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) tenor 10 tahun melonjak ke level tertinggi dalam 24 tahun, yakni di atas 5,34%, sehingga memperkuat kekhawatiran mengenai suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Investor asing dan institusi juga mencatatkan posisi jual bersih, dengan total penjualan saham senilai KRW 1,75 triliun.
Indeks harian Kospi turun 0,89% dan ditutup pada level 6.941, demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Desember 2026 ditutup turun 0,92% ke posisi 1103.
Saham-saham teknologi yang merugikan Kospi seperti Samsung Electronics (-1,45%), SK hynix (-3,53%), Hanwha Aerospace (-4,66%), Shinhan Financial Group (-1,72%), dan HD Hyundai Heavy Industries (-1,41%).








