Harga Minyak Brent di Asia Tembus $101 Ditopang Risiko Jalur Energi Timur Tengah

106
harga minyak

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia untuk jenis Brent pada pembukaan perdagangan komoditas sesi Asia hari Rabu (7/10/2026) melonjak mendekati level $101 per barel.

Harga spot minyak mentah Brent  berada di posisi $101,17 atau naik 0,86%, namun untuk kontrak berjangka bulan Desember 2026 yang paling banyak diperdagangkan di ICE Eropa naik 0,26% menjadi $100,58 per barel.

Kenaikan harga ini dipicu oleh berlanjutnya risiko terhadap lancarnya arus energi di kawasan Timur Tengah, yang memberikan indikasi pemulihan pasokan dari wilayah tersebut.

Eskalasi ketegangan meningkat setelah Iran memperintensif serangan terhadap kapal-kapal tanker di Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir.

Lembaga Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan telah terjadi sembilan insiden keamanan maritim di kawasan strategis tersebut sepanjang bulan ini.

Pada saat yang sama, potensi gangguan pasokan semakin dipertegas oleh laporan yang dipimpin Arab Saudi, yang menyatakan berhasil mencegat dan menghancurkan rudal balistik bentukan kelompok Houthi yang diluncurkan ke arah Khamis Mushait, Arab Saudi.

Meski demikian, secara mingguan harga minyak mentah secara umum masih berada dalam tren melemah.

Hal ini disebabkan oleh mulai terlihatnya tanda-tanda pemulihan arus distribusi energi dari Teluk Persia:

  • Navigasi Selat Hormuz: sejumlah kapal tanker dilaporkan tetap melintas secara hati-hati di Selat Hormuz meskipun tingkat risiko maritim masih sangat tinggi.
  • Pipa Minyak Arab Saudi: saluran pipa minyak East-West milik Arab Saudi telah berhasil memulihkan kapasitas pemompaan minyak mentah hingga mencapai 5,8 juta barel per hari.

Sementara itu dari Amerika Serikat, data industri menunjukkan persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan sebesar 2,1 juta barel pada pekan lalu.

Para pelaku pasar dan investor kini menantikan rilis data persediaan minyak resmi dari pemerintah AS (EIA) yang dijadwalkan keluar pada hari ini untuk mendapatkan petunjuk arah harga selanjutnya.

Secara teknikal, jika harga terus naik menembus kisaran $102.00. Target kenaikan selanjutnya berada di area $103.75.

Namun jika terjadi perubahan harga, Brent berpotensi tertekan ke bawah posisi $101.00 sebelum kemudian lanjut meluncur ke kisaran $100.20.