Rekomendasi Harga Emas 7 Oktober 2026 : Dapat Terdukung Pelemahan Dolar AS: Dapat Tertekan Risalah FOMC

116

(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir naik hari Selasa, 6 Oktober 2026, terdorong pelemahan dolar AS.

Harga emas spot ditutup naik 0,57% pada $4,164 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup naik 0,73% pada $4.187 per ons.

Pelemahan dolar AS memulihkan logam mulia dari penurunan awal pada hari Selasa dan berakhir lebih tinggi.

Logam mulia juga mendapat dukungan sebagai aset penyimpan nilai (store of value) pada hari Selasa setelah Reuters melaporkan bahwa beberapa anggota BOJ lebih memilih untuk tidak menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan bulan ini.

Namun penguatan harga emas dibatasi penguatan pasar saham pada hari Selasa, karena hal tersebut mengurangi permintaan terhadap logam mulia sebagai aset safe haven.

Selain itu, komentar hawkish dari Presiden The Fed San Francisco, Mary Daly, turut menekan harga logam mulia; ia menyatakan bahwa inflasi mungkin berlangsung lebih lama dari perkiraan dan memerlukan pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh The Fed.

Permintaan terhadap logam mulia sebagai aset safe haven juga menurun pada hari Selasa seiring meredanya kekhawatiran terkait utang Prancis, setelah Menteri Keuangan Prancis, Lescure, menyatakan bahwa Prancis masih jauh dari kebutuhan akan bantuan ECB untuk mengatasi krisis utangnya.

Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 19% bagi kenaikan suku bunga The Fed sebesar +25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya, tanggal 27-28 Oktober.

Dinihari tadi telah dirilis data pasokan minyak mentah mingguan AS oleh American Petroleum Institute (API), yang terealisir menurun. Persediaan minyak mentah AS turun sebesar 2,09 juta barel pada pekan yang berakhir tanggal 2 Oktober, setelah sempat naik 1,019 juta barel pada pekan sebelumnya.

Malam nanti akan dirilis risalah pertemuan The Fed (FOMC Minutes).

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak naik jika dolar AS lanjut melemah akibat penguatan oasar saham dan meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed. Namun jika harga minyak naik dan risalah FOMC menunjukkan sinyal hawkish bagi kebijakan suku bunga Fed, akan dapat menguatkan dolar AS dan menekan harga emas.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.195-$4.227. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.121-$4.079.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.141-$4.096. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.222-$4.258.