Forex USDJPY 9 Oktober 2026: Potensi Kuatnya Yen Jika Yield Obligasi AS Lanjut Turun

102
yen usdjpy

(Vibiznews – Forex) – Perlahan-lahan mata uang Yen Jepang bergerak koreksi  pada perdagangan sesi Asia hari Jumat (9/10/2026) setelah sempat menguat merespon komentar Presiden Trump.

Presiden Trump menyatakan di Truth Social bahwa AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu sela. Sebelumnya pada hari Rabu, imbal hasil ini sempat menyentuh level tertinggi sejak 2023.

Imbal hasil  obligasi Treasury tenor 10 tahun berakhir di dekat level 5,22% setelah Presiden Trump menyatakan di Truth Social bahwa AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu sela.

Sementara itu harga minyak Brent turun dalam hitungan menit menyusul pernyataan tersebut. Harga minyak yang lebih murah dapat berarti inflasi AS yang lebih rendah dan berkurangnya alasan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga.

Pergerakan USDJPY dipengaruhi oleh selisih suku bunga AS dan Jepang, karena selisih tersebut merupakan pendapatan tambahan dari meminjam Yen untuk memegang dolar.

Suku bunga The Fed yang berada di kisaran 3,75%-4,00% lebih tinggi 2,50-2,75 poin persentase dibandingkan suku bunga 1,25% yang ditetapkan Bank of Japan (BoJ), sehingga penurunan imbal hasil AS memperkecil pendapatan tersebut.

Secara teknikal, pair USDJPY berada di posisi bullish  terbatas dengan rentang yang sempit.

Kini pair berada di 157,96 dan sedang naik kembali ke tertinggi 158,13, jika tembus pair akan lanjut menguji  R1.

Namun jika pair USDJPY tidak mampu melewati 158,13 akan berbalik arah dan tertekan kembali ke posisi 157,75 sebelum kemudian meluncur menuju posisi support kuatnya di S1.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
159,18 158,76 158,32 157,92 157,47 157,07 156,62