(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Jumat sore ini (9/10), terpantau menguat cukup signifikan 62,475 poin (1,04%) ke level 6.093,759 setelah dibuka naik ke level 6.039.009.
IHSG bergerak rebound dari koreksi 2 hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat di antara fluktuasi harga minyak mentah dunia mengikuti tensi geopolitik Timur Tengah dan concern pasar atas tekanan inflasi global, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam variatif dan dikoreksi sektor teknologi.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,11% atau 20 poin ke level Rp 17.875, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya, meninggalkan area 1,5 tahun tertingginya di antara yields obligasi Uni Eropa yang dalam koreksi.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.895, serta terpantau di sekitar posisi seminggu tertingginya.
Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 7,725 poin (0,13%) ke level 6.039.009. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,119 poin (0,02%) ke level 595,020. Siang ini IHSG menguat 21,229 poin (0,35%) ke level 6.052,513. Sementara LQ45 terlihat naik 3,778 poin (0,63%) poin ke level 598,917.
IHSG kemudian menambah gain-nya dan ditutup menguat 62,475 poin (1,04%) ke level 6.093,759. Sementara LQ45 terlihat naik 1,10% atau 6,531 poin ke level 601,670. Tercatat saat ini 381 saham naik, 238 saham turun dan 172 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang turun 0,02%, dan Hang Seng yang naik 1,79%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini berakhir positif, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed menguat di antara fluktuasi harga minyak mentah dunia dan concern pasar atas tekanan inflasi global, serta mencermati Wall Street yang berakhir variatif dan dikoreksi sektor teknologi.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan melanjutkan rebound-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.228 dan 6.380. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,898 dan bila tembus ke level 5,839.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group






