Rekomendasi Harga Minyak 14 Oktober 2026

117

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah ditutup bervariasi pada hari Selasa, 13 Oktober 2026. Minyak WTI naik ke level penutupan tertinggi sejak 24 September, sementara Brent turun tipis. Prospek tambahan pasokan diesel Rusia mengimbangi eskalasi perang antara Arab Saudi dan Houthi di Yaman.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS ditutup naik 0,4% pada $94,14 per barel, level penutupan tertinggi sejak 24 September.

Harga minyak mentah berjangka Brent ditutup turun 0,9% pada $105,69 per barel.

Harga minyak bergerak tidak searah setelah tiga sesi kenaikan beruntun. Pelaku pasar mengambil untung dari reli terbaru, sementara ancaman terhadap pasokan energi dari Timur Tengah hingga Rusia masih membayangi.

Harapan kesepakatan diesel AS-Rusia yang dapat membuka lebih banyak pasokan dari Moskow mengimbangi serangan di Arab Saudi dan Yaman. Rusia melonggarkan sebagian larangan ekspor diesel pada 10 Oktober setelah ada kesepakatan dengan AS, yang membantu meredakan keterbatasan pasokan bahan bakar global.

Di Timur Tengah, perang antara Arab Saudi dan Houthi terus meningkat. Houthi menyatakan Arab Saudi menyerang ibu kota Yaman, Sanaa, setelah koalisi pimpinan Saudi memperingatkan warga sipil agar menjauhi depot minyak di pinggiran kota. Analis juga menyoroti bahwa serangan Houthi mengancam infrastruktur minyak Arab Saudi dan pelayaran di Teluk.

Dari sisi permintaan, OPEC menaikkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2027 karena kebutuhan mengisi kembali persediaan yang terkuras akibat konflik Iran, tetapi menurunkan proyeksi 2026 untuk keenam kalinya berturut-turut.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak cenderung bergerak volatil dan tertahan di level tinggi. Eskalasi di Arab Saudi dan Yaman menjadi penopang, sementara realisasi pasokan diesel Rusia dan aksi ambil untung menahan kenaikan lebih lanjut. Jika serangan terhadap infrastruktur minyak Saudi meluas atau AS bergabung dalam serangan terhadap Houthi, harga berpotensi naik tajam.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $92,19-$90,24. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $95,60-$97,06.

Harga minyak mentah berjangka Brent diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $103,90-$102,30. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $107,40-$109,00.