(Vibiznews – Commodity) Harga perak ditutup turun tajam pada hari Selasa, 13 Oktober 2026, tertekan aksi pengurangan posisi jelang rilis data inflasi CPI AS dan kuatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed bulan Desember.
Harga perak spot ditutup turun 1,87% pada $59,17.
Harga perak berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup turun 1,63% pada $59,20.
Pelaku pasar mengurangi eksposur menjelang laporan inflasi AS hari Rabu, sementara imbal hasil Treasury tenor pendek dan risiko kenaikan suku bunga The Fed pada Desember tetap kuat.
Pasar memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga Oktober sekitar 19% dan peluang kenaikan pada Desember sebesar 88%.
Imbal hasil tenor 2 tahun naik di atas 4,81%, meski imbal hasil tenor 10 tahun turun ke sekitar 5,22% dan tenor 30 tahun di bawah 5,58%.
Perak juga tertekan faktor industri. Kombinasi pelemahan saham sektor chip, kekhawatiran permintaan industri, dan naiknya rasio emas terhadap perak memperdalam penurunan. Indeks saham AS ditutup sedikit lebih rendah, dengan tekanan baru pada saham chip.
Penurunan perak tertahan oleh dolar AS yang melemah dari level tertingginya dalam hampir 18 bulan, serta harga minyak yang bergerak beragam. Brent ditutup turun 0,9% pada $105,69 per barel, sementara WTI naik 0,4% pada $94,14.
Malam nanti akan dirilis data inflasi CPI AS bulan September, disusul PPI pada hari Kamis, harga impor-ekspor pada hari Jumat, serta pidato Ketua The Fed Kevin Warsh akhir pekan ini.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik jika data inflasi AS lebih lemah dari perkiraan, sehingga mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Desember dan menekan imbal hasil serta dolar AS. Namun jika inflasi AS lebih tinggi dari perkiraan, ekspektasi kenaikan suku bunga Desember akan menguat, dan jika ketegangan di Timur Tengah mendorong harga minyak naik, harga perak dapat melanjutkan penurunan.
Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $58,48-$57,78. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $60,29-$61,40.
Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $58,77-$58,02. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $60,64-$61,76.








