Hang Seng 15 Oktober Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi dan AI Secara Global

117
hang seng

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Hong Kong berakhir dengan pelemahan cukup signifikan pada  perdagangan hari Kamis (15/10/2026) imbas laporan tingginya data inflasi AS yang telah menekan saham teknologi dan AI secara global.

Indeks harian Hang Seng ditutup pada kisaran terendah dalam sepekan setelah melemah 2 hari berturut.

Data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan memicu kekhawatiran akan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve dan akan menekan pasar ekuitas global.

Saham sektor teknologi dan semikonduktor di Hong Kong tetap berada di bawah tekanan, sementara para investor menantikan laporan laba TSMC untuk mendapatkan sinyal lebih lanjut mengenai permintaan semikonduktor.

Di sisi lain, harga minyak mentah Brent melandai ke kisaran US$104,67 per barel, meskipun ketegangan di dekat Selat Hormuz terus menimbulkan kekhawatiran terkait pasokan energi dan inflasi.

Para investor juga mencermati debut Transsion Holdings di Hong Kong; produsen ponsel pintar ini berupaya menggalang dana hingga HK$3,36 miliar di tengah meningkatnya biaya memori dan tekanan terhadap margin laba.

Indeks Hang Seng ditutup turun 1,0% pada level 24.063, namun indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,98% menjadi 8103,27.

Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Oktober 2026 bergerak negatif dengan  berakhir  turun 1,10% menjadi 24063.

Beberapa saham yang mencatatkan penurunan signifikan antara lain Lenovo (-14,5%), Z.AI (-10,2%), Tencent (-1,3%), Kingboard Laminates (-9,6%), dan SMIC (-4,0%).