Harga CPO Dunia 15 Oktober Dibebani Turunnya Minyak Dunia dan Minyak Nabati Tiongkok

95
cpo

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit atau CPO acuan dunia anjlok cukup signifikan pada akhir perdagangan bursa komoditas Malaysia hari Kamis (15/10/2026) akibat turunnya harga minyak nabati di Tiongkok serta anjloknya harga minyak dunia.

Harga minyak sawit yang banyak diperdagangkan yaitu kontrak berjangka bulan Desember 2026 ditutup anjlok 1,51% menjadi sekitar MYR4.631, setelah sempat berada di  posisi MYR4.737.

Sentimen pasar juga tertekan oleh kekhawatiran baru terkait rekor tingkat persediaan yang mencapai 3,51 juta ton pada bulan September, periode puncak produksi musiman menurut data Malaysian Palm Oil Board (MPOB).

Sementara itu, surplus perdagangan dan pertumbuhan impor Tiongkok yang kuat pada bulan September lebih didorong oleh aktivitas industri yang tangguh serta permintaan teknologi global, bukan oleh pemulihan konsumsi domestik secara menyeluruh; hal ini membatasi optimisme terhadap prospek permintaan.

Meski demikian, penurunan harga tertahan oleh adanya indikasi permintaan ekspor yang lebih kuat; lembaga survei kargo memperkirakan pengiriman minyak sawit meningkat antara 33,5% hingga 37,7% dalam 10 hari pertama bulan Oktober dibandingkan periode yang sama di bulan September.

Selain itu, ekspektasi akan berlanjutnya permintaan untuk kebutuhan perayaan dari India—negara importir utama turut memberikan dukungan bagi harga.