(Vibiznews – Commodity) Harga emas ditutup naik pada hari Kamis, 15 Oktober 2026, terbantu pelemahan dolar AS.
Harga emas spot ditutup naik 1,59% pada $4.171 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup naik 1,5% pada $4.170 per ons.
Lihat video : Harga Beli Emas Antam Hari ini Jumat 16 Oktober 2026 Naik Rp4.000; Harga Buyback Naik Rp5.000
Harga emas naik terbantu pelemahan dolar AS yang sama mendorong kenaikan harga logam mulia.
Selain itu, penurunan imbal hasil obligasi global turut mendukung harga logam mulia.
Sentimen dovish dari bank sentral juga memberikan dorongan positif; Presiden The Fed San Francisco, Mary Daly, mengisyaratkan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan FOMC tanggal 27-28 Oktober, sementara anggota Dewan Gubernur ECB, Martins Kazaks, menyatakan bahwa ECB memiliki ruang untuk tidak terburu-buru dalam menyesuaikan suku bunga.
Harga logam mulia berbalik menguat setelah sehari sebelumnya anjlok ke level terendah sepekan, akibat data CPI AS yang lebih panas dari perkiraan.
Harga emas bertahan menguat meski data Indeks Harga Produsen (PPI) AS bulan September melampaui perkiraan. PPI naik 1,3% secara bulanan dan 6,3% secara tahunan, jauh di atas perkiraan 5,5% untuk data tahunan. Kenaikan tersebut sebagian besar didorong sektor energi, dan mendorong permintaan emas sebagai lindung nilai inflasi.
Penjualan Ritel AS bulan September naik 0,8%, di atas perkiraan 0,3%, namun lonjakan itu terutama berasal dari SPBU. Penjualan ritel kelompok kontrol hanya naik 0,1%, yang mengindikasikan konsumsi di luar bahan bakar relatif lemah.
Pasar kini memperhitungkan peluang sekitar 32% bagi kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC 27-28 Oktober, naik dari 22% sebelum rilis CPI. Peluang kenaikan pada bulan Desember berada di kisaran 90%.
Pagi ini akan ada pernyataan dari ketua Fed Kevin Warsh.
Malam nanti akan dirilis data Produksi Industri September AS dan Produksi Manufaktur September AS yang diindikasikan meningkat.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun jika pernyataan ketua Fed bernada hawkish terkait kebijakan suku bunga menyusul data CPI dan PPI yang tinggi, atau jika dolar AS dan imbal hasil obligasi AS kembali menguat. Sebaliknya, harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan jika dolar AS melemah dan pernyataan Ketua Fed tidak menambah ekspektasi kenaikan suku bunga.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.122-$4.072. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.199-$4.226.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.128-$4.086. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.205-$4.240.








