Rekomendasi Harga Perak 16 Oktober 2026

162

(Vibiznews – Commodity) Harga perak ditutup naik tajam pada hari Kamis, 16 Oktober 2026, rebound dari aksi jual tajam hari sebelumnya, didukung turunnya imbal hasil Treasury AS dan menurunnya peluang kenaikan suku bunga The Fed bulan Oktober.

Harga perak spot ditutup naik sekitar 3,2% pada $57,42.

Harga perak berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup naik sekitar 2,29% pada $57,16.

Harga emas dan perak naik tajam pada sesi akhir AS karena imbal hasil Treasury turun, dan laporan inflasi produsen AS gagal membalik reli obligasi pemerintah.
Kekhawatiran terhadap perusahaan kecerdasan buatan yang berutang besar juga mendorong dana masuk ke Treasury.

Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober turun ke sekitar 29%, dengan jeda sebagai skenario dasar, namun pengetatan tambahan hingga Desember masih sangat diperhitungkan.

Rebound ini mengikuti anjloknya perak sekitar 6% pada hari Rabu setelah data CPI AS bulan September lebih tinggi dari perkiraan. Perak dibuka pada hari Kamis di level pembukaan terendah sejak 20 Juli, sehingga aksi beli saat harga murah turut mendorong pemulihan. Emas juga naik ke sekitar $4.170.

Kenaikan harga perak masih dibatasi oleh kekhawatiran permintaan industri. Pemulihan perak mengikuti pemulihan logam mulia secara luas, namun kekhawatiran permintaan industri tetap menjadi penghambat.

Harga minyak turun, dengan Brent mendekati $104,39 dan WTI sekitar $92,91 per barel, membantu meredakan kekhawatiran inflasi. Namun risiko geopolitik tetap ada karena situasi Selat Hormuz dan AS-Iran masih menjadi sumber risiko pasar energi.

Malam nanti akan dirilis data harga impor dan ekspor AS bulan September.

Pelaku pasar juga menantikan pidato Ketua The Fed Kevin Warsh.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik jika imbal hasil Treasury terus turun, dolar AS melemah, dan harga minyak tetap rendah. Namun jika ekspektasi kenaikan suku bunga Desember kembali menguat, harga minyak naik akibat ketegangan Timur Tengah, atau saham teknologi kembali tertekan, harga perak dapat kembali turun.

Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $56,11-$54,79. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $58,13-$58,83.

Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $55,96-$54,75. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $58,03-$58,89.