Harga Minyak Brent Awal Pekan Koreksi Teknikal ke Bawah $109

61
harga minyak mentah

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia untuk jenis Brent alami koreksi teknikal pada  awal perdagangan komoditas sesi Asia hari Senin (19/10/2026) setelah akhir pekan lalu melonjak ke kisaran tertinggi dalam 5 bulan.

Harga spot minyak mentah Brent  berada di  posisi $108,23 atau turun 1,49%, namun untuk kontrak berjangka bulan Desember 2026 yang paling banyak diperdagangkan di ICE Asia turun 1,71% menjadi $108,29 per barel.

Namun harga minyak Brent masih dalam tren kenaikan seiring dengan meningkatnya permusuhan di Timur Tengah dan Eropa Timur yang membuat risiko pasokan tetap tinggi.

Bentrokan antara Arab Saudi dan kelompok pemberontak Houthi yang didukung Iran tidak menunjukkan tanda-tanda mereda; sebuah helikopter Saudi jatuh di dekat perbatasan dengan Yaman, sementara kelompok Houthi menargetkan Yanbu, sebuah pusat ekspor minyak yang penting.

Selain itu, tiga kapal tanker mengalami kerusakan di Selat Hormuz selama akhir pekan, di tengah sikap angkatan laut Garda Revolusi Iran (IRGC) yang menyatakan bahwa jalur perairan tersebut tetap tertutup dan kapal-kapal hanya diizinkan melintas dengan izin dari mereka.

Di Eropa, serangan Ukraina memicu kebakaran di terminal ekspor minyak dan depot penyimpanan di St. Petersburg pada hari Minggu, saat Kyiv meluncurkan lebih dari 1.000 pesawat nirawak (drone) ke Rusia dalam salah satu serangan udara terbesar selama perang berlangsung.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia telah mencapai kesepakatan ekspor diesel dengan Rusia dan menunda penerapan sanksi tambahan guna menghindari terganggunya negosiasi perdamaian dengan Ukraina.

Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak Brent dapat terkoreksi  ke  posisi   $108.00, dan jika tembus akan meluncur ke kisaran $107.80 – $106.40.

Namun jika tidak tembus $107.80 dapat berbalik arah dan mendaki menuju posisi  $108.70 – 109.30.