Rekomendasi Harga Minyak 20 Oktober 2026

63

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah ditutup bervariasi pada hari Senin. WTI naik ke level penutupan tertinggi sejak 15 September, sementara Brent turun tipis akibat aksi ambil untung setelah reli pekan lalu. Harga bergerak di tengah serangan Houthi terhadap fasilitas energi Arab Saudi dan keputusan AS melonggarkan sanksi energi Rusia.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS ditutup naik 2,2% pada $103,66 per barel, level penutupan tertinggi sejak 15 September.

Harga minyak mentah berjangka Brent ditutup turun 0,3% pada $109,55 per barel.

Brent sempat turun lebih dari $3 di tengah sesi sebelum memangkas penurunan. Pada awal perdagangan, Brent turun 2,08% ke $107,57 dan WTI turun 1,92% ke $99,46 setelah Trump menandatangani perintah eksekutif yang membebaskan sejumlah sanksi dan tarif di bawah undang-undang Graham terhadap Rusia, sehingga memunculkan harapan tambahan ekspor bahan bakar Rusia. Pasar juga menimbang pernyataan Menteri Energi AS Chris Wright bahwa aliran minyak Teluk Persia telah pulih ke sekitar 80% dari level sebelum perang, meski pengiriman produk olahan masih terbatas.

Namun risiko pasokan Timur Tengah menahan penurunan. Houthi mengklaim serangan terhadap fasilitas energi, bandara, dan target militer Arab Saudi, sementara serangan terhadap kapal di Selat Hormuz belum berhenti. Pada akhir pekan, Houthi kembali menargetkan Yanbu dan UKMTO melaporkan dua kapal tanker terkena serangan di Teluk Persia. WTI kembali ditopang penarikan stok minyak AS dan lebih kuat dibanding Brent.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak masih cenderung bertahan di level tinggi dengan volatilitas besar. Serangan terhadap infrastruktur Saudi dan kapal di Hormuz menopang harga, sementara pelonggaran sanksi Rusia, pemulihan aliran Teluk, dan aksi ambil untung menahan kenaikan Brent. Pasar menanti data persediaan EIA pada Rabu dan keputusan The Fed pada 27-28 Oktober. WTI berpotensi menguji $105 jika penarikan stok berlanjut.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $100,54-$97,42. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $105,48-$107,30.

Harga minyak mentah berjangka Brent diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $107,80-$106,00. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $111,20-$114,50.