(Vibiznews – Index) – Bursa saham Korea Selatan harus menanggung kerugian yang cukup signifikan oleh aksi jual besar-besaran saham semikonduktor pada perdagangan hari Selasa (20/10/2026).
Indeks harian Kospi anjlok ke posisi terendah 6 bulan yang mencerminkan kekhawatiran berkelanjutan mengenai keberlanjutan investasi di bidang kecerdasan buatan (AI).
Saham Samsung Electronics dan SK hynix masing-masing terkoreksi sebesar 3,21% dan 4,70%, seiring dengan kekhawatiran bahwa infrastruktur AI yang didanai melalui utang di tengah tingginya biaya pinjaman terus membayangi prospek sektor tersebut.
Di sisi lain, rencana investasi Korea Selatan senilai 800 triliun won untuk empat pabrik semikonduktor, ditambah program pendanaan pemasok senilai 2 triliun won dari SK hynix, ditujukan untuk memperluas kapasitas produksi cip dalam negeri dan memperkuat rantai pasok semikonduktor; meskipun berbagai hambatan terkait infrastruktur dan kebijakan perdagangan dengan Amerika Serikat masih tetap ada.
Indeks harian Kospi anjlok 3,73% dan ditutup pada level 5552.74, demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Desember 2026 ditutup naik 2,29% ke posisi 881,05.
Penurunan signifikan lainnya juga terjadi pada saham SK Square (-5,13%), LG Energy Solution (-4,40%), Hyundai Motor (-5,29%), Hanwha Aerospace (-11,71%), Doosan Enerbility (-5,71%), HD Hyundai Heavy Industries (-8,83%), serta Kia Corporation (-3,45%).








