Hang Seng Setelah Libur Anjlok ke Terendah Sepekan Lebih, Dibebani Saham Teknologi dan Ritel

97
hong kong hang seng
Kota Hong Kong - Vibizmedia

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Hong Kong alami pelemahan yang cukup signifikan  setelah libur perdagangan sebelumnya hingga menekan indeks utamanya pada hari Selasa (20/10/2026).

Indeks harian Hang Seng ditutup anjlok ke kisaran terendah dalam sepekan lebih dengan saham sektor layanan teknologi dan ritel mencatatkan penurunan terdalam.

Saham-saham teknologi terus berada di bawah tekanan di tengah kekhawatiran mengenai pendanaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI), tingginya biaya pinjaman, serta ketidakpastian apakah investasi besar-besaran tersebut akan memberikan imbal hasil yang memadai.

Keputusan Tiongkok untuk mempertahankan suku bunga acuan pinjaman masing-masing di angka 3,00% dan 3,50% menunjukkan tidak adanya pelonggaran moneter tambahan, meskipun pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga yang lebih kuat dari perkiraan telah mengurangi tekanan mendesak untuk pemberian stimulus.

Indeks Hang Seng ditutup naik 0,5% dan ditutup pada level 24.187, namun indeks saham Cina Enterprise (HSCE) naik 0,31% menjadi 8128,25.

Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Oktober 2026 bergerak positif dengan  berakhir  naik 0,36% menjadi 24149.

Secara sektoral, sektor perdagangan ritel turun 2,1% dan sektor manufaktur produsen melemah 2,0%, sementara kenaikan pada sektor teknologi kesehatan (21,4%) hanya memberikan dukungan yang terbatas.

Beberapa saham yang membebani Hang Seng  antara lain Lenovo (-10,0%), Tencent (-1,8%), Pop Mart (-4,1%), Z.AI Co. (-6,4%), dan Semiconductor Manufacturing International Corporation (-2,3%).