Kospi 22 Oktober Dekati Terendah 6 Bulan, Suku Bunga Bank of Korea Tidak Berubah

109

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Korea Selatan menghapus kenaikan dari sesi sebelumnya dan mencatatkan level penutupan terendah sejak April pada perdagangan hari Kamis (22/10/2026).

Indeks harian Kospi ditutup meluncur mendekati posisi terendah 6 bulan  oleh kekhawatiran mengenai profitabilitas investasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang didanai melalui utang, yang kemudian menekan saham-saham sektor teknologi.

Di sisi lain, ekspor semikonduktor melonjak 222,5% secara tahunan (year-on-year) dalam 20 hari pertama bulan Oktober, yang mengindikasikan permintaan cip yang terus berlanjut, sebuah faktor yang dapat menopang prospek pendapatan bagi perusahaan-perusahaan produsen cip utama di Korea.

Terkait kebijakan moneter, Bank of Korea mempertahankan suku bunga acuan di level 3,00%, sesuai dengan ekspektasi pasar.

Indeks harian Kospi turun 3,52% dan ditutup pada level 5.534, demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Desember 2026 ditutup turun 4,04% ke posisi 857,00.

Saham-saham semikonduktor yang membebani Kospi yaitu saham Samsung Electronics dan SK hynix masing-masing melemah 4,03% dan 5,49% seiring dengan aksi ambil untung oleh para investor.

Saham lain yang juga mencatat penurunan signifikan antara lain SK Square (-3,59%), LG Energy Solution (-5,22%), Hyundai Motor (-2,58%), Samsung SDI (-7,58%), Doosan Enerbility (-2,99%), serta HD Hyundai Heavy Industries (-3,44%).