Hang Seng Alami Kerugian Harian Terbesar dalam 7 Bulan, Tertekan Anjloknya Bursa Tiongkok

99

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Hong Kong alami kerugian harian terbesar dalam 7 bulan pada penutupan perdagangan hari Kamis (22/10/2026) imbas pelemahan saham Tiongkok dan kenaikan harga minyak mentah.

Indeks harian Hang Seng ditutup terjun ke kisaran terendah dalam 4 bulan yang banyak tertekan oleh pelemahan saham teknologi.

Pelemahan bursa saham Tiongkok dipicu oleh rilis data pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada kuartal ketiga yang lebih kuat dari perkiraan yang mengurangi ekspektasi akan adanya dukungan kebijakan dalam waktu dekat.

Kenaikan harga minyak mentah Brent ke atas US$110 per barel meningkatkan kekhawatiran mengenai inflasi dan selera risiko global.

Indeks Hang Seng ditutup merosot 3,0% pada level 22.935, namun indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 3,2% menjadi 7689,19.

Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Oktober 2026 bergerak negatif dengan  berakhir  anjlok 3,01% menjadi 22942.

Saham Tencent turun 3,4%, sementara Alibaba anjlok 6%, mencerminkan tekanan yang terus berlanjut terhadap saham-saham perusahaan internet berkapitalisasi besar.

Saham-saham lain yang juga mencatatkan penurunan signifikan antara lain Lenovo (-11,8%), Xiaomi (-3,9%), Wuxi Biologics (-8,9%), dan SMIC (-6,4%).