(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham di bursa Korea Selatan pulih sedikit dari penurunan tajam sesi sebelumnya pada hari Jumat (23/10/2026).
Indeks harian Kospi rebound dari posisi terendah 6 bulan seiring dengan aksi beli investor terhadap saham-saham sektor semikonduktor yang sebelumnya tertekan. Namun secara mingguan anjlok 2% lebih, pelemahan untuk 4 pekan berturut.
Kekuatan Kospi banyak disumbang oleh aksi beli investor ritel cukup masif yang menandakan perubahan sentimen setelah aksi jual besar-besaran.
Meski demikian, kekhawatiran yang masih ada mengenai imbal hasil dari investasi masif di bidang kecerdasan buatan (AI) ditambah dengan penurunan harga saham perusahaan teknologi besar AS semalam membatasi pemulihan indeks.
Tingginya harga minyak di tengah ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah tetap menjadi risiko, mengingat kenaikan biaya energi dapat memicu inflasi serta meningkatkan beban operasional.
Indeks harian Kospi naik tipis 0,30% dan ditutup pada level 5.550, demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Desember 2026 ditutup naik 0,73% ke posisi 863,30.
Saham-saham kapital besar yang mengangkat Kospi seperti Samsung Electronics naik 0,47%, SK hynix menguat 4,42% dan SK Square mencatatkan kenaikan 3,2%.
Saham yang membebani Kospi seperti saham LG Energy Solution (-1,79%), Hyundai Motor (-1,99%), dan KB Financial Group (-3,29%).








