Nikkei Turun ke Terendah dalam 3 Bulan, Anjlok 3 Hari Berturut Karena Kekhawatiran Bisnis AI

114
nikkei

(Vibiznews – Index) – Bursa Jepang kembali alami tekanan pada saham sektor teknologinya  pada perdagangan hari Senin (23/10/2026) hingga merugikan indeks utamanya selama 3 sesi berturut.

Indeks harian Nikkei ditutup anjlok ke posisi terendah dalam 3 bulan, tertekan oleh kekhawatiran mengenai keberlanjutan pengeluaran besar-besaran di sektor kecerdasan buatan (AI).

Saat ini, para investor menantikan laporan laba dari perusahaan-perusahaan teknologi besar minggu ini untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai prospek saham-saham yang terkait dengan AI.

Sementara itu, pasar tengah bersiap menghadapi keputusan kebijakan moneter; bank sentral di Amerika Serikat, Jepang, dan Zona Euro diperkirakan akan mempertahankan suku bunga saat ini, dengan kemungkinan kenaikan di kemudian hari tahun ini.

Di sisi geopolitik, investor tetap waspada terhadap kemungkinan serangan baru AS terhadap Iran setelah pemilihan paruh waktu minggu depan, serta potensi pembalasan dari Teheran terhadap sekutu-sekutu AS di kawasan tersebut.

Indeks harian Nikkei turun 0,8% dan ditutup pada level 62.189, untuk indeks Topix turun 0,18% ke posisi 3972,98.

Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2026 turun 1,13% pada posisi 62200.

Saham-saham besar yang menekan Nikkei seperti Kioxia Holdings (1,6%), Advantest (3,9%), Disco Corp (1,8%), Tokyo Electron (3,7%), dan Ibiden Co (3,1%).