(Vibiznews – Commodity) Harga emas dunia ditutup naik pada hari Senin, akankah menaikkan harga emas antam hari ini, Selasa 27 Oktober 2026?
Harga emas berakhir naik pada hari Senin, 26 Oktober 2026, rebound dari level terendah tiga bulan seiring turunnya harga minyak menjelang pertemuan FOMC.
Harga emas spot ditutup naik sekitar 0,5% pada $4.017 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup naik 0,76% pada $4.038 per ons.
Pada perdagangan sebelumnya, harga Emas Antam tidak berubah pada hari Senin 26 Oktober 2026, mencermati penurunan harga emas dunia.
Harga beli emas antam hari Senin, 26 Oktober 2026, tidak berubah pada Rp2.540.000/gram.
Harga buyback (jual kembali) emas antam hari Senin, 26 Oktober 2026, tidak berubah pada Rp2.335.000/gram.
Harga logam mulia sempat jatuh ke $3.978 di awal sesi sebelum kembali ke atas $4.000. Penurunan harga minyak mentah Brent sekitar 2% ke kisaran $114 per barel, dari level tertinggi enam bulan pekan lalu, meredakan kekhawatiran inflasi dan menopang emas. Harga minyak turun setelah muncul harapan meredanya ketegangan AS-Iran, meski serangan Houthi terhadap Arab Saudi masih menjaga kekhawatiran pasokan. Imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun bertahan di sekitar 5% dan indeks dolar AS berada di dekat 101,75.
Level $4.000 dipandang sebagian pelaku pasar sebagai peluang beli, namun kenaikan emas tetap terbatas oleh kekhawatiran The Fed akan kembali menaikkan suku bunga pada bulan Desember.
Pertemuan FOMC berlangsung pada 27-28 Oktober dengan keputusan diumumkan Rabu. Pasar memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan ini hanya sekitar 9%, sementara peluang kenaikan pada bulan Desember berada di kisaran 77%-80%. Data inflasi inti PCE AS bulan September akan dirilis pada 29 Oktober.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan hari ini, harga emas antam dapat naik mengikuti kenaikan harga emas dunia.








