Pergerakan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) awal pekan pasca laporan kinerja keuangan perseroan sepanjang 3 bulan pertama tahun 2016 yang cukup menggembirakan alami tekanan jual yang cukup besar hingga memangkas kekuatan rally perdagangan pekan sebelumnya. Akhir pekan lalu SCMA berhasil naik ke puncak 5 bulan.
Periode kuartal pertama tahun ini SCMA berhasil mendapatkan keuntungan sebesar Rp361,40 miliar atau Rp24,72 per saham, lebih tinggi dari keuntungan yang dialami perusahaan pada kuartal pertama tahun lalu yang hanya mendapatkan Rp324,63 miliar atau Rp22,20 per saham. Mantapnya kinerja tersebut dipicu oleh naiknya pendapatan perseroan pada periode tersebut.
Pendapatan SCMA dalam 3 bulan itu sebesar Rp1,07 triliun sedangkan periode kuartal sama tahun 2015 hanya Rp0,95 triliun, dimana paling banyak disumbang oleh pemasukan iklan hingga Rp1,34 triliun sebelum diskon hingga (-Rp 22,46 miliar).
Memantau pergerakannya pada bursa perdagangan saham awal pekan (09/05) saham SCMA ditutup melemah 4,4 persen ke posisi 3240. Saham bergerak bearish dengan volume perdagangan saham mencapai 10,5 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham SCMA perdagangan sebelumnya bergerak dengan indikator MA masih bergerak datar dan indikator Stochastic bergerak keluar dari area jenuh beli.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak flat, dan +DI bergerak flat menunjukan pergerakan SCMA masih dalam koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasai trading hari ini pada target level resistance di level 3450 dan target support di level 3195.