Mengakhiri perdagangan saham hari Selasa (23/8), pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan retreat dari penguatan awal pekan yang mendapat sentimen dari pelemahan harga minyak mentah global. Anjloknya indeks terjadi oleh aksi profit taking yang lebih besar dari investor asing dengan net sales Rp163 miliar lebih. turun 0,18 persen pada . Indeks LQ 45 ditutup persen pada .
IHSG ditutup turun 0,18 persen pada posisi 5417.14, demikian indeks LQ 45 turun 0,18 persen pada 932,24. Pelemahan IHSG hari ini ditekan oleh 6 sektor saham yang dipimpin oleh sektor aneka industri dan sektor agri yang anjlok 2,26% dan 1,41% masing – masing.
Lihat: IHSG 23 Agustus Berakhir Turun Terganjal Pelemahan Minyak Mentah
Saham – saham unggulan yang merahkan 6 sektor tersebut hingga masuk zona negatif seperti saham ASII, LSIP, AALI, INCO, ITMG, ADRO, ANTM, PTBA, BBRI, BMRI, BBCA, SMGR, ASRI, BSDE, dan ADHI. Sedangkan saham unggulan yang berusaha hijaukan sektor-sektor tersebut yaitu saham BBTN, BBNI, CPIN, INTP, PTPP, dan WIKA.
Sebagai sektor yang berusaha tinggikan indeks sepanjang perdagangan yaitu sektor consumer, sektor trade, sektor manufaktur dan sektor infrastruktur yang bergerak flat. Dari ketiga sektor ini yang paling besar penguatannya sektor consumer dengan penguatan 0,79%. Saham-saham unggulan yang hijaukan 4 sektor ini seperti saham KAEF, KLBF, ICBP, UNVR, UNTR, TLKM dan JSMR. Namun untuk saham unggulan yang berusaha merahkan sektor tersebut yaitu saham GGRM, INDF, AKRA, BMTR, MNCN, PGAS, TBIG dan EXCL.
Lens Hu/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang