(Vibiznews – Commodity) – Anjloknya dollar AS di pasar forex global telah mengangkat banyak nilai mata uang dunia termasuk Ringgit Malaysia yang naik cukup signifikan. Kenaikan ringgit memberikan tekanan pada perdagangan minyak sawit mentah atau CPO di bursa Malaysia hari Jumat (02/03). Setelah perdagangan sebelumnya tertekan profit taking, harga cpo akhir pekan ini turun cukup parah.
Harga CPO berjangka untuk kontrak yang paling ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Mei 2018 di bursa komoditas Malaysia hari Jumat (02/03) turun 2 persen atau sebesar 69 ringgit yang ditutup pada posisi 2480 ringgit per ton. Harga perdagangan sebelumnya ditetapkan pada posisi 2411 ringgit.
Analyst Vibiz Research Center melihat anjlok parahnya harga cpo ini juga menerima sentimen dari anjloknya harga minyak mentah masuki hari kelima berturut akhir sesi Asia. Harga minyak mentah berada di jalur untuk penurunan 4 persen minggu ini, penurunan mingguan pertama dalam tiga pekan terakhir.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group Editor: Asido Situmorang