(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi arabika di pasar komoditas New York ICE terangkat dari posisi harga terendah dalam 3 minggu di akhir sesi perdagangan hari Rabu (31/10) yang ditutup pada Kamis (01/11). Kekuatan rebound harga kopi mendapat support dari kenaikan mata uang Brasil terhadap dollar AS.
Perdagangan hari sebelumnya harga kopi Arabika sudah anjlok sangat dalam, namun untuk perdagangan kopi Robusta di bursa London alami kerugian oleh tekanan naiknya mata uang poundsterling Inggris.
Harga kopi arabika untuk kontrak paling besar yaitu Desember bursa New York ditutup naik 0,5 sen atau 0,44 persen pada $112,90 per lb setelah menyentuh level terendah tiga minggu $ 111.35. Dan untuk harga kopi robusta kontrak bulan Januari turun $1 atau 0,1 persen pada $1.675 per ton dan sempat meluncur ke level terendah hampir empat minggu di $ 1.661.
Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga kopi robusta bisa turun lagi oleh rally poundsterling sedangkan kopi arabika bisa naik kembali oleh pelemahan dolar.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group Editor: Asido Situmorang



