Harga Minyak WTI Amerika Tumpah Oleh Laporan EIA

737

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah pada hari Kamis  (01/11) memperpanjang penurunan di sesi sebelumnya, di tengah tanda-tanda meningkatnya pasokan dan meningkatnya kekhawatiran bahwa permintaan mungkin melemah karena prospek perlambatan ekonomi global.

Harga minyak mentah Brent berjangka menguat 0,06 sen atau 0,08 persen  menjadi $ 75,53 per barel namun harga minyak mentah berjangka WTI  turun 31 sen atau 0,47 persen menjadi $ 64,94 per barel.

Kedua harga patokan minyak mentah tersebut menunjukkan kinerja bulanan terburuk mereka sejak Juli 2016, dengan Brent jatuh 8,8 persen dan WTI turun 10,9 persen sepanjang bulan Oktober.

Penurunan harga minyak WTI tersebut  terjadi setelah data Administrasi Informasi Energi AS menunjukkan persediaan minyak mentah naik untuk minggu keenam berturut-turut. Selain itu juga diberitakan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) meningkatkan produksi minyak pada bulan Oktober ke produksi tertinggi sejak 2016, dengan output yang lebih tinggi dipimpin oleh Uni Emirat Arab dan Libya melebihi   pemotongan pengiriman Iran karena sanksi AS.

Selain itu juga Presiden AS Trump memutuskan  bahwa pasar minyak global memiliki cukup pasokan untuk menebus segala kendala dari sanksi AS terhadap Iran yang mulai berlaku pada tanggal 4 November.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here