(Vibiznews – Commodity) – Harga biji cokelat atau cocoa di pasar komoditas internasional naik lagi di akhir sesi perdagangan hari Rabu (07/11) yang ditutup pada Kamis pagi (08/11), kenaikan harga 7 hari berturut turut. Harga masih terus naik oleh lanjutan aksi bargain hunting dengan posisi dolar yang lemah.
Mahalnya harga kakao ini hanya terjadi di bursa ICE New York, di bursa London justru turun karena posisi nilai poundsterling yang cukup kuat. Sentimen lainnya yang mengangkat harga bijih cokelat ini datang dari komentar CEO pabrikan cokelat terbesar dunia yaitu Barry Callebaut yang memperkirakan permintaan global yang sehat akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Harga kakao berjangka untuk kontrak paling ramai yaitu bulan Maret di ICE New York naik $11 atau 0,5 persen pada posisi $2.399per ton setelah perdagangan sebelumnya jatuh ke $2.388. Namun untuk harga kakao di bursa London turun 4 pound atau 0,2 persen menjadi 1.722 pound per ton.
Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka yang diperdagangkan di bursa New York malam nanti diperkirakan turun oleh profit taking pasar, namun jika dolar AS tambah lemah akan membuat harga lebih mahal kembali.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group Editor: Asido Situmorang



