Emas Dunia Turun Terbatas karena Dollar Rebound, Emas Antam Bertahan di Rp665.000 per gram

673

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia terpantau turun terbatas pada perdagangan Rabu siang (21/11) WIB, karena dolar AS mendapat dorongan sebagai permintaan safe haven di tengah sentimen keengganan risiko yang meningkat.

Spot emas melemah tipis 0,1 persen ke level $1,220.20 per ounce pada Rabu siang WIB. Sedangkan emas berjangka AS turun 0,1 persen pada $1,220.3 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, menjelang siang hari WIB ini turun tipis ke level 96,82, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,89. Indeks ini naik sekitar 0,7 persen di sesi AS sebelumnya, dan rebound dari posisi terendah dua minggunya di 96,042. Sementara itu, bursa saham Asia terpantau jatuh pada Rabu ini, terbebani oleh tekanan jual baru di Wall Street.

Di tempat lain, administrasi Presiden AS Donald Trump pada Selasa menyatakan bahwa China telah gagal mengubah praktik “tidak adil” dalam konflik perdagangan AS-China, menambah ketegangan menjelang pertemuan tingkat tinggi akhir bulan ini antara Trump dan Presiden China Xi Jinping.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia masih dalam koreksi teknikal setelah sempat rally lima hari, sedangkan dollar bertahan setalah menanjak sebaai safe haven asset. Harga emas, kalau terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.236,94 dan level $1.243,01. Sedangkan, bila tertekan, akan menuju level support di $1.195,90 dan $$1.190,85.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau tetap di level harga Rp665.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Selasa kemarin di Rp665.000 juga.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here