(Vibiznews – Commodity) – Kondisi perdagangan cocoa dunia yang dijual di pasar komoditas internasional awal pekan yang berakhir Selasa pagi (18/12) menghapus reli awal dan ditutup lebih rendah pada tanda-tanda produksi kakao global yang kuat dan dirilis pemerintah Pantai Gading.
Data yang dilaporkan menunjukkan bahwa petani mengirim 820,913 MT kakao ke pelabuhan dari 1 Oktober – 16 Des, naik 23,4% dari waktu yang sama terakhir tahun. Selain itu juga Dewan Kakao Ghana melaporkan pembelian dari petani kakao Ghana, produsen cokelat terbesar kedua di dunia mencapai 322.945 MT selama delapan minggu pertama panen dari 5 Oktober – 29 November, naik 41,7% y/y . Harga Kakao pada hari
Penguatan harga di awal perdagangan mendapat sentimen laporan pasokan kakao saat ini lebih menurut pantauan ICE terus menurun selama 7 bulan terakhir dan jatuh ke terendah baru 1-3/4 tahun dari 3,337 juta kantong.
Harga kakao berjangka untuk kontrak paling ramai yaitu bulan Maret di ICE New York turun 7 atau 0.31 persen pada posisi $2.230 per ton. Untuk harga kakao di bursa London turun $8 atau 0.48 persen pada posisi 1,657 pound per ton.
Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka yang diperdagangkan di bursa New York malam nanti diperkirakan turun kembali oleh proyeksi penguatan mata uang dolar AS.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group Editor: Asido Situmorang



