(Vibiznews-Commodity) – Harga emas perdagangan hari Rabu (23/01) jelang sesi Eropa bergerak lemah setelah dibuka sedikit lebih tinggi dari perdagangan sebelumnya sekalipun posisi dolar AS kini sedang bergerak bearish. Tekanan harga emas datang dari pergerakan positif yield treasury US dan juga kenaikan indeks S&P500 berjangka.
Kedua indikator diatas menunjukkan trend perdagangan safe haven pudar dan beralih ke aset beresiko sehingga terjadi profit taking setelah perdagangan sebelumnya rally kuat dari posisi terendah 3 pekan. Selanjutnya harga emas akan melihat pergerakan saham di Wall Street dan dolar AS yang hari ini minim sentimen.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, harga emas yang dibuka pada awal sesi di 1284.24 kini berada pada posisi 1283.79 bergerak turun menuju posisi MA3 D1 di 1282.81 dan jika tembus meluncur terus ke S1 hingga S2. Namun jika terjadi pergerakan positif akan naik menuju posisi 1285.95 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1294.44 | 1289.66 | 1286.86 | 1281.75 | 1278.46 | 1273.18 | 1270.55 |
| Buy Avg | 1286.10 | Sell Avg | 1280.23 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



