(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi akhir pekan Jumat sore ini (8/11) terpantau menguat 0,20% atau 12,361 poin ke level 6.177,986 setelah dibuka naik ke level 6.165,766. IHSG rebound dari zona merahnya di tengah rilis perbaikan neraca pembayaran, sementara bursa kawasan Asia hari ini banyak melemah dengan investor mencerna perkembangan lanjutan nego dagang AS-China.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini mengurangi pelemahannya 0,14% ke level Rp 14.014, dengan dollar AS di pasar uang Eropa kembali menanjak setelah menguat 1% pada minggu ini oleh harapan bakal tercapainya kesepakatan dalam pembicaraan dagang AS – China. Rupiah terkoreksi dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.995.
Mengawali perdagangannya IHSG menguat 2 poin (0,04%) ke level 6.168. Indeks LQ45 turun 0,5 poin (0,06%) ke 977,805. Siang ini, di penutupan sesi pertama IHSG terpantau balik turun tipis 3,6 poin (0,05%) ke level 6.162.
IHSG kemudian rebound memasuki zona hijau, dan di akhir sesi terpantau menguat 0,20% atau 12,361 poin ke level 6.177,986. Indeks LQ45 naik 3,328 poin (0,34%) ke level 981,692. Hari ini delapan dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor property yang menanjak 1,25%, diikuti sektor consumer yang naik 0,83%.
Tercatat sebanyak 174 saham naik, 228 saham turun dan 146 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 489.99 kali transaksi sebanyak 9,11 miliar lembar saham senilai Rp 7,81 triliun.
Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat mixed dengan bias melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,26% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,70%.
Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Bukit Asam (PTBA) 7,95%, United Tractors (UNTR) 5,56%, Indosat (ISAT) 4,79%, dan Trinitan Metals Minerals (PURE) 4,50%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound setelah 2 hari tergerus aksi jual investor asing yang membuat indeks balik ke range terbatasnya dalam 3 minggu terakhir ini, sementara bursa regional Asia banyak yang melemah dengan munculnya keraguan terhadap deal dalam diskusi dagang AS-China. Berikutnya IHSG nampaknya masih dalam bias melemah walau agak perlahan, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.304 dan 6.348. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.099, dan bila tembus ke level 5.997.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido