(Vibiznews-Forex)– Pergerakan pair GBPUSD pada hari Kamis (12/12) awal sesi Eropa mengkonsolidasikan posisi rekor tertinggi 9 bulan yang dicapai pada sesi Asia merespon dovish statement Fed Chair yang memukul posisi dolar AS. Namun terpantau posisi dolar AS berusaha rebound setelah 3 hari berturut anjlok. Poundsterling bergerak sangat kuat di hari pemilihan umum Inggris.
Warga Inggris akan memberikan suara pada hari ini dalam pemilihan yang akan membuat jalan bagi Brexit di bawah Perdana Menteri Boris Johnson atau mendorong Inggris menuju referendum lain yang dapat mengarah pada pembalikan suara Brexit 2016.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD yang dibuka pada 1.3193 ini berada di posisi 1.3213. Pair sedang meluncur ke posisi 1.3188 dan jika tembus akan turun lagi ke S1. Namun jika melanjutkan trend bullish akan mendaki ke posisi R1 sebelum lanjut ke R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.3310 | 1.3268 | 1.3227 | 1.3166 | 1.3121 | 1.3053 | 1.3015 |
| Buy Avg | 1.3230 | Sell Avg | 1.3183 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



