(Vibiznews – Commodity) – Harga batubara di pasar internasional semakin turun khususnya untuk kontrak berjangka NewCastle yang menjadi acuan harga internasional. Pada akhir perdagangan Jumat dini hari tadi (31/01/2020) harga batubara masih sangat murah sepanjang kontrak diperdagangkan.
Penurunan harga batubara masih dipengaruhi oleh kekhawatiran turunnya ekonomi China pasca menghadapi persoalan mewabahnya virus Corona yang telah mematikan 213 jiwa dan 9692 jiwa terinfeksi. Selain itu juga terjadi suspensi penerbangan dan berhentinya produksi manufaktur di negeri tersebut.
Harga batubara NewCastle berjangka untuk kontrak bulan Februari berada di posisi 66,35 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penurunan sebesar 0,70 dollar dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Harga batubara FOB Indonesia untuk kontrak bulan Februari 2020 alami kenaikan 0,25 USD di posisi 34,95 dolar per ton.
Analyst Vibiz Research Center melihat harga batu batubara secara teknikal saat ini sudah berada dalam kondisi yang oversold. Dengan kondisi harga yang sudah jatuh tajam para pelaku pasar dapat saja melakukan bargain hunting. Namun secara fundamental pergerakan harga batubara sendiri masih berpotensi untuk kembali mengalami penurunan.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Editor: Asido Situmorang



