(Vibiznews – Commodity) – Harga timah di bursa Malaysia dan Shanghai pekan lalu alami penguatan yang cukup signifikan, namun masuki perdagangan pekan ini harga terkoreksi cukup tajam oleh aksi profit taking pasar merespon kekhawatiran dampak ekonomi global dari wabah virus Corona.
Namun untuk perdagangan timah di bursa berjangka London Metal Exchange (LME) bergerak positif oleh bargain hunting pasar setelah perdagangan akhir pekan lalu anjlok sangat dalam hingga turun 3 persen lebih.
Harga timah untuk kontrak bulan Juni yang banyak diperdagangkan di bursa Shanghai turun 620 yuan menjadi 133.910 yuan/MT. Untuk perdagangan yang sedang berlangsung di LME, harga sedang menguat 0,75% atau 122,50 USD/MT ke posisi 16377,50 USD/MT.
Pada akhir perdagangan timah di bursa Malaysia (KLTM) hari Senin (10/02/2020) harga ditutup turun 300 USD/MT atau 1,79% menjadi 16.450 USD/MT. Di bursa berjangka Indonesia harga timah jenis PB300 masih di posisi 16185 USD/MT.
Kisaran perdagangan timah di London Metal Exchange selanjutnya menurut analyst Vibiz Research Center diperkirakan pada posisi 16220 – 16600 USD/MT. Sedangkan untuk harga timah di bursa Malaysia (KLTM) perdagangan esok hari diperkirakan berada pada kisaran 16400 – 16800 USD/MT.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



