(Vibiznews – Commodity) – Harga karet di Indonesia terpantau sedang menurun hari Selasa (10/03/2020) yang berbeda arah dengan perdagangan karet di bursa berjangka internasional baik di Tocom dan juga Sicom. Hal ini terlihat dari informasi harga karet kering yang baru saja dikeluarkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Harga indikasi untuk kondisi Karet Kering (KKK) 100% per 10 Maret anjlok cukup signifikan dengan turun 2,8% ke posisi Rp.14596/kg, lebih rendah dari posisi harga perdagangan 9 Maret di posisi Rp.15024/kg.
Untuk harga karet di pasar internasional, khususnya karet berjangka sedang alami kenaikan cukup signifikan oleh pulihnya pasar keuangan global yang sempat crash sebelumnya oleh ambruknya harga minyak mentah. Kini terpantau harga minyak mentah sedang bergerak kuat.
Sementara itu uang yen Jepang sedang melemah sehingga harga karet di bursa komoditi Tokyo (Tocom) naik 3,4% atau 5,4 yen ke posisi 163,2 yen/kg. Demikian juga untuk harga karet berjangka di bursa Singapura (Sicom) alami kenaikan US$2 atau 1,58% ke posisi US$128.3
Informasi harga karet di Sumsel ini dihimpun oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel yang bekerjasama dengan Gapkindo Sumsel yang diumumkan di akun sosmed resmi Pemprov Sumatera Selatan.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting